Jumat, 01 Mei 2015

kimia analitik

BALET DANCE dari italia

Tari balet dikembangkan pertama kali di Italia, kemudian di Perancis dikembangkan dengan kombinasi music, drama, puisi, nyanyian, kostum dan tarian. Awalnya anggota penari balet terdiri dari para bangsawan yang mengambil bagian sebagai pemain sandiwara. Sepanjang pemerintahaan Louis XIV, yang juga sebagai seorang penari, kesenian tarian dilindungi. zaman penari professional mulai mencari penari – penari amatir. Para guru tari balet mendapat ijin dari pemerintah perancis untuk mendirikan sekolah balet yang [ertama yaitu. Academie, Royale De Danse yang dibuka di Perabcis pada tahun 1661. Tidak lama kemudian kelompok tari balet dilembagakan untuk pertama kali, asosiasi akademi juga dibentuk. Kelompok tersebut semula diiringi ansambel yang dimainkan oleh kaum wanita.
            Sepanjang abad ke-18 tari balet masih, sering dilakukan disamping puisi atau opera. Akan tetapi, gagasan pertunjukankan balet masih terpisah dan menyanyi  atau dialog. Sebagai gantinya, digunakan pelawak untuk menceritakan isi tari balet. Tersebut. Penari wanita  professional mulai mengambil tempat dalam pementasan. Pada awalnya, karena norma – norma social mereka melakukan dengan sepatu berhak tinggi serta rok panjang. Akan tetapi, perkembanganya mereka menggunakan rok pendek yag kaku dan berbulu halus, semacam itu disebut tutus.
            Perubahan kostum dibuat, untuk wanita – wanita. Perubahan ini sebagai bagian hasil revolusi Perancis. Sepatu berhak tinggi digantikan dengan sandal, sedangkan korset dan rok longgar diganti dengan pakaian ketat. Beberapa penari balet wanita, seperti Fanny Elssler dan Marie Taglioni, mengganti sandal menjadi sepatu sandal.agar mampu melakukan gerakan naik dengan cepat. Ada tujuh gerakan yang disusun pada tahun 1796 dalam tarian balet, yaitu melentur, naik meregang, meluncur, melompat, memutar, dan bergerak cepat.
            Pada periode waktu antara 1830 – 1870 digolongkan sebagai zaman romantis dalam tari balet. Format tari balet yang dikembangkanpada periode ini mengambil tema dalam dunia nyata dan dunia tidak nyata.
Kebanyakan penari balet wanita melukiskan memakai gaun warna putih yang sekarang disebut sebagai tutus romantis.
Tari balet yang diciptakan selama kurun waktu ini mencakup gizelle  (1841). La Sylphide (1832), dan Coppelia (1870)
            St. Petersburg menjadi pusat tari balet sepanjang pertengahan abad yang ke-19. Format seni didukung oleh Kaisar (Rusia) dan didukung juga keberhasilan tari balet kerajaan, tari balet sekolah, tari balet kirov, dan bakat Marius Petipa. Rok pendek mulai digunakan pada masa ini.
            Banyak cerita tari balet, seperti The Nutcracker, Don Quixote, Swan Lake, The Sleeping Beauty, dan Le Corsaire diprediksi pada periode ini. Pada masa revolusi rusia pertunjukan seni dilarang, tetai Nicholas Sergeyev berhasil menyelundupkan dokumen notasi lagu dan koreografi tari balet kerajaan ke luar Rusia dank e Negara barat. Oleh karena itu, banyak tari balet yang selamat dan masih dilakukan sampai sekarang.
            Impresario Rusia Serge Diaghilev adalah pengiring instrumentaltari balet Eropa Barat dan mengalami perubahan (evolusi) sampai abad ke-20. Serge Diaghilev bukan seorang penari atau pun pencipta balet, tetapi sangat menyukai balet dan berusaha melindungi balet. Ia menyatukan composer Rusia, penari, koreografer balet dan para perancang untuk membentuk kelompok Diaghilev Ballet Russes. Kelompok ini berkeliling Eropa dan Amerika Serikat. Diaghilev adalah tokoh yang terkemukah dalam belet, ia berjasa dalam meluncurkan karier seniman, seperti Anna Pavlona, Michael Fokine Vaslav, Nijinsky, George Balanchine.
            Setelah kematian Diaghilev, kelompok ini bubar. Banyak dari penarinya keliling Eropa Barat dan Amerika Serikat. Michaek Fokine bergabung dengan American Ballet Theather di tahun 1940 sebagai koreografer tari balet rakyat. Georghe Balanchine juga dating ke Amerika dan singgah di New York City Balletpada tahun 1934 sementara, Ballanchine mengembangkan apa yang kini dikenal sebagai ballet gaya neo-clasical.
            Pada awal abad ke-20 ada suatu ledakan inovasi dalam gaya tarian yang ditandai oleh suatu eksplorasi gerak. Pelopor tarian modern, meliputi : Lole Fuller, Isandora Duncan, Mary Wigman dan, dan ruth St. Denis. Musik pengiringnya sebagai basis untuk keserasian bentuk tubuh.
            Keserasian gerak tubuh di kembangkan oleh rudolfsteiner dan loni mayer smits mereka memperkenalkan istilah –istilah baru dalam seni tari. Pada tahun 1920an, muncul gaya baru yang di bawa oleh seniman tari, seperti Martha graham. Tari balet juga merambah Australia . Tari balet tersebut, meliputi: Australian dance, theter.

Berikut ini tokoh- tokoh seni tari balet yang terkenal dan berbakat
a.       Penari balet dari Mancanegara
1.      Anna Pavlova
2.      Margot Fonteyn
3.      Alesandra Ferri
4.      Nina Ananiashvili
5.      Silvie Guilem
b.      Perintis balet di Indonesia
1.      Maya Tamara
2.      Farida Faisol
3.      Ade Rayani
c.       Penari Balet di Indonesia
1.      Adellia dan Alleta
2.      Jety Maika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar